KOS itu bukan Neraka

Jadi anak kos bukanlah hal yang sulit, bukan juga jadi hal yg mudah. Ya tergantung dari sisi mana kamu memandangnya.
Misalnya, kamu mandang dari sisi fentilasi kamar mandi, ada sulitnya, ada juga senangnya. Yah, namanya juga hidup.
Kemudian, jika kamu mandangnya dari sisi lubang kunci, dapat sulitnya, dapat juga happynya.
-yg ketawa, mesum-

Tapi bukan itu yg gue maksud dalam hal ini. Gue hanya akan cerita menurut pandangan gue aja, mungkin bakalan bantu anak kos maupun calon anak kos yg berbahagia telah membaca sampai kalimat ini. He.. he.. he..

Banyak pikiran yang menganggap bahwa anak kos itu identik dengan Ind*m*e. Gue nggak nyangkal, tapi gue juga nggak nerima. Karena ind*m*e itu relatif. -gak nyambung-

Anak kos itu nggak sepenuhnya hina. Karena memang begitulah kodratny, dan dalam hal ini gue bukan lagi hitungin persamaan kodrat. #gagalpaham

Seberapa susahnya jadi anak kos itu tergantung seberapa besar niat buat menikmati apapun yang telah berlalu. Yang paking penting jadi anak kos itu sediakan :
1. Spion
2. Dompet
3. Topi Gede
4. Baju yg buruk (koyak)
5. Sendal jepit
6. Gitar atau alat pendukung hobi lainnya

Jadi, lo sangat perlu alat hobi ini untuk mengurangi masa-masa suram lo ketika sendirian di kos, maupun rame-rame di kos tapi kantong sengaja sibolongin biar kalo rogoh kantong, tangan nggak sia-sia karna gak dapat duit, tapi bisa skalian garukin paha. Tapi betul, lo bakal sangat memerlukan alat ini biar perasaan lo agak tenang saat berada di kos.

Sendal jepit, iya, lo pasti sangat mementingkan alat ini, jaga2 kalo lo pergi kemana-mana, sendal lo nggak kemalingan, dan pastinya kalopun kemalingan ataupun kececer diambil kucing, lo bisa ganti dengan murah.
Note: pastikan sendal jepit lo bukan terbuat dari lapisan emas murni. Sangat tidak dianjurkan!!!

Baju yang buruk, err, pasti lo tau deh, nggak? Yaudah agak gue jelasin ya, baju yg buruk untuk hal ini yg gue maksud adalah bukan baju2 yang mewah, supaya jemuran lo nggak dibawa terbang badai dadakan.

Topi gede, jadi orang misterius itu keren, apalagi kalo sampai leher lo ketutupin sama topi. -gak nyambung-

Dompet, "Sediakan dompet sebelum pulang."
Kalo lo mengerti, segeralah bersyukur. Kalo lo punya dompet yang ekstra gedenya, sangat beruntung, karna lo bakal meminta sumbangan untuk ngisi dompet saat pulang ke tempat asal lo. Dan untuk ukuran dompet yang lebih gede, bakal bisa menampung duit yang lebih banyak.

Spion, lo sangat memerlukan spion untuk melupakan masa lalu lo sejenak. Kalopun ingin melihatnya, lihatlah ke kaca spion, biar nolehnya nggak terlalu lama. -error, gak nyambung-

Tapi, dengan hal diatas, belum semua hal dapat diatasi, terlebih buat anak kos yang terbilang boros. Tentu saja, uang tambahan sangat diperlukan. Jangan khawatir juga. Pada ke-6 poin diatas telah gue sampaikan alat2 yang lo butuhkan.

Lo butuh pakaian yang mendukung, baju buruk, sendal jepit, dan tentunya gitar. Setelah itu, lo pergi ke perempatan, lampu merah, yang penting jangan diperkumpulan om-om genit, bahaya!
Setelah lo ngerti dengan apa yg gue maksud, lo pasti perlu topi gede buat nampung duit recehan yg bakal lo terima (dengan senang hati). Pastinya lagi, lo memerlukan spion untuk jaga2 Sat*ol DD yang ngikutin lo dan menghantui masa move on lo yang sedang berada di level mencemaskan.

Dan yang pasti, nikmati aja dulu apa yang ada, sebelum semua berubah.
Apa adanya aja. Karena setiap hal bakal berubah, dan akan kembali pada porosnya jika hal yg lo lakuin itu-itu aja.

Jangan pernah nganggap jadi anak kos itu susah. Enjoy aja :v

"Cerita ini hanya fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan profesi dan status."

TIPS PDKT - The Last

sam xto - the last series - tips pdkt

Selamat datang lagi para netizen.
Kali ini saya akan menyampaikan kiat-kiat untuk melakukan suatu hal yang sangat diminati para kaula muda, terlebih para kaum jomblo, yang mungkin masa kejombloannya udah hampir punah, tapi sayang, masih hampir, dan dia masih jomblo hingga saat ini.

Pada tips sebelumnya, untuk berkenalan dan juga untuk kepo-kepo, nah, sekarang adalah tahap akhir (yang gue tau) untuk PDKT.


The only one you have to do, adalah, jangan malu-malu. Karena "KATANYA"
Secret Admirer, adalah, seorang yang mengagumi lawan jenisnya, tetapi tidak pernah berani untuk memulai mendekatinya.
Jadi, setelah lo punya cukup informasi tentang dia, misal tentang warna yang dia suka, model baju yang dia suka, makanan yang dia suka, minuman yang dia suka, model jamban yang dia suka, aroma ken*ut yang dia suka. Nah, untuk 2 terakhir, tolong abaikan!

Lo sekarang harus berani untuk memulai mendekati dia dengan cara lo sendiri pastinya. Yang penting lo jangan malu-malu, jangan juga malu-maluin diri lo sendiri. Berbahaya!

Banyak cara yang bisa lo lakuin untuk mendekati dia, agar lo bisa mempunyai hubungan yang -lumayan- spesial dibandingkan hubungan dia dengan teman-temannya. Ingat! teman-temannya, bukan selingkuhan-selingkuhannya.

 Hal paling penting, jadilah orang yang apa adanya, jangan ngaku-ngaku kalo lo punya jamban yang terbuat dari emas murni, dia nggak bakalan bawa-bawa itu jamban buat dipamerin saat pesta dansa di acara tahunan sekolahan lo, apalagi dijadiin anting.

Jangan terlalu maksa dia buat ngebalas tindakan lo saat itu juga jika dia tidak ngerespon, beri dia waktu, mungkin dia lagi latihan ngeden biar suaranya seksi.

Oke, gue anggap jelas, kalo belum jelas, coba renungkan kembali sudah berapa banyak dosa yang telah anda perbuat, sehingga anda belum layak untuk membaca tulisan ini.

Kelas XII - Ngekos

Menduduki bangku kelas XII, gue milih untuk melancong dari rumah gue ke tempat tinggal orang lain yang dekat ke peta sekolah gue.
Jadi ceritanya setelah menduduki bangku kelas XII, gue memilih untuk ngekos dengan beberapa pertimbangan yang membuat gue berpikir keras.
Sebenarnya jarak sekolah ke rumah gue nggak jauh-jauh banget, mungkin sekitar -+24KM. Tapi, masalahnya cuma 1, iya, cuma 1, karena transportasi yang lewat dari tempat gue ke sekolah itu cuma 1, garis bawahi CUMA 1.
Dengan keadaan gue yang mungkin dapat melebihi jam tidur si beruang madu saat hibernasi, gue sering banget berantem dengan alarm gue yang selalu ganggu gue waktu mimpi pengen manjat menara eiffel dengan hand-stand serta gendongin pacar gue biar kelihatan romantis.

Gue sadar, seandainya alarm punya tangan dan kaki, dia udah gebukin gue sampai gue nggak punya muka lagi. Memang, gue punya muka juga nggak bagus-bagus amat, hanya saja gue kurang jelek untuk dikatakan tidak tampan. (Hal ini gue simpulkan setelah gue nyambungin ribuan sedotan dari puncak Monas ke Istana presiden, dan gue selfie lewat lubang sedotan itu)

Oke, jadi, gue milih ngekos itu karena perhitungan waktu yang gue miliki dirumah saat gue memilih untuk berangkat pagi dari rumah gue dan sampai agak malam dirumah. Iya, lu nggak salah baca, kok.
Jadi, sebelumnya, gue berangkat dari sekolah itu pukul -+06.00 WIB, sesampainya disekolah pukul -+06.45 WIB, nggak berubah jadi WIT ataupun WITA, ingat! Nggak berubah!
Kemudian, mengakhiri jam belajar itu saat pukul 2 siang, masih WIB. Ingat, masih WIB!
Dan letak masalahnya disini, jika tidak buru-buru keluar dari sekolah dan mencari angkutan umum, maka habis sudah harapan gue pulang lebih awal. Karena, jumlah angkutan umum yang tidak cukup untuk membawa semua anak sekolahan yang ada di sekitar tempat gue sekolah. Karena beberapa angkutannya sudah pergi lebih awal untuk membantu Autobot melawan Decepticon.
Lagipula, setelah gue dapat angkot. gue mesti naik angkot lagi, lalu kemudian jalan kaki untuk mencapai istana gue menetap.
Jika pagi hanya memerlukan 1 kendaraan umum menuju sekolah, maka untuk pulang gue membutuhkan 2 kali nunggu kendaraan umum, dan memerlukan sepasang kaki gue untuk menjalani kisah jalanan gue menuju rumah.
Dan perkiraan gue sampai dirumah setiap harinya adalah diatas pukul 5 sore. Perlu diketahui itu juga kalo pulang sekolahnya adalah jam biasa, lebih lama lagi kalo gue punya jam tambahan untuk bantuin penjaga kantin untuk beresin dagangannya, bantuin tentor bimbelnya membuat kerusuhan di tempat bimbel.

Sebelum menjalani yang (gue pikir hina) namanya jadi anak kos, gue mesti memperhitungkan berapa banyak barang yang mesti gue bawa, dan bakalan berapa lama gue bakalan jadi Superman ataupun Batman, yang itunya (mungkin) nggak pernah diganti.

Setelah beberapa hari menjalani, ternyata gue malah berpikir gue mau ngekos atau pindah rumah beneran, karena beberapa barang yang gue bawa adalah berlebihan. Sebenarnya gue mau nyumbangin. Terlebih untuk (maaf) sempak gue yang masih berlubang, baju gue yang berlubang, kutang gue yang berlubang, dan juga celana gue yang berlubang.
Gue sempat nanyain ide gue ini ke teman gue, tapi sayang, dia malah nertawain gue dan ngatain gue bodoh karena mau nyumbangin yang bolong-bolong.
Anggap aja nama teman gue si Ucok.

"Cok, gue mau nyumbangin pakaian gue yang kelebihan, nih!"
"Wah! Bagus dong, bro."
"Iya, Cok, gue bawa pakaian yang masih utuh berlubang lebih soalnya."
"Gile lu, bro, lu kira bakal ada yang nerima pakaian bolong apa!?"
"Yah, kan amal, Cok"
"Terserah lu dah, bro, yang penting gue ingatin, nih, jangan nyesal ntar."
"......."

Setelah mengalami kasus pemikiran yang tidak begitu panjang, gue pikir-pikir yang gila dan bohoh itu si Ucok, iya, benar banget. Karena lo bayangin aja kalo pakaian yang sekarang nempel di badan lo nggak bolong atau nggak ada lubangnya, lu masukin dari mana itu pakaian?

Nah, jadi begitu dulu untuk kisah gue jadi ngekos
to be continue...

Jadi, Kamu Pilih Dia ?!

Sam XTO
Selamat malam, -silent- readers...

Udah punya pacar, belum?
Udah pernah punya gebetan?

Pernah kebingungan memilih antara 2 hal penting atau lebih yang harus dilakukan lebih dulu?
Sama, saya juga pernah kok! Kamu nggak sendirian :')

Tapi, nggak usah terlalu serius, gue juga nggak bakal serius-serius amat kok bahas ini, soalnya si amat lagi motong *tiit*nya :')
Iya, dia lagi motong itu karena dia ditolak jadi preman simpang hati kamu, iya, kamu.

Memilih dua hal penting, dalam waktu yang bersamaan, rasanya seperti ketika lo lagi lapar sekaligus atit peyut, nggaktau mau bok*r atau makan duluan. Iya, ngenes memang, lebih ngenes daripada lo diejekin jomblo nggak laku-laku.
Karena untuk menentukan pilihan ini, lo mesti tepok-tepok jidat lo ke jidat sapi agar lo bisa menjawabnya dengan pasti, dan alhasil, lo akan dapat jawaban yang tepat, iya, tepat banget, nggak ngikutin kedua hal karena lo udah pingsan duluan ditanduk sapinya.

Ketika lo juga punya 2 pacar gebetan yang lagi sangat butuhin lo dalam waktu yang sama, dengan alasan yang sama pentingnya juga.
G1 = Gebetan Pertama ; G2 = Gebetan Kedua ; K = Kamuuhhh

*kriiing...kriing....kriiing.....*
K : -angkat ponsel, ngeluarin antena panjang, tekan reject terima-
       Halo, say*ng, ada apa?
G1 : Iya, say*ng, maaf aku ganggu kamu, tapi aku lagi butuh kamu sekarang. -ngomong dengan suara horor banget-
K : Ada apa, sih, say*ng? Kok sepertinya kamu kebelet berak habis nangis gitu?
G1 : Iya, nanti aku ceritain, pokoknya kamu datang sekarang, please!
K : Iya, say*ng, iya, aku jalan sekarang, nih! Bye!

*Ditengah perjalanan menuju ke tempat si G1, tiba-tiba ponsel K berisik lagi minta dicebokin diangkat, dan ternyata telfon dari si G2*
G2 : Halo K (sambil terisak-isak), kamu dimana?
K : Aku dirumah, kok, G2, kamu kenapa?
G2 : Aku lagi ada masalah sama pacar mama aku, aku butuh kamu.
K : (gelagapan) ee..ii..aa.. iya, aku segera kesana, tunggu aku.

Oke, sekarang K terjebak dikemacetan dilema oleh ulahnya sendiri. Nah, sebagai penyelesaian, si K milih untuk nabrak pohon cabai ditengah jalan untuk alasan dia nggak bisa datang ke tempat kedua G tadi. :v

Dalam hal ini juga, cewek sering banget mengajukan sebuah jawaban yang buat cowok geger otak geli sendiri.
" Jadi, kamu lebih mentingin dia daripada aku?! "
Terkadang, lo mesti milih, antara hobi, teman, pacar, dan yang paling penting, gebetan lo. Yang terakhir, abaikan.

Jika sebelumnya salah satu dari kedua hal penting tersebut adalah rencana atau janji lo di jauh-jauh hari sebelum hari-H, sebaiknya, kalo mau buat kegiatan, lo pikirkan dengan matang kegiatan lo itu agar tidak tabrakan dengan jadwal malam mingguan lo misalnya.

Untuk memilih hal yang lebih utama lo lakukan, lo mesti mikirin dulu apa aja akibat-akibat hal itu jika lo kerjakan atau jika lo tinggalkan. Yang paling utama, lo mesti mikirin seberapa besar guna hal itu buat lo.
Karena dalam setiap hal, ada baik dan buruknya.

Cewek - Galak (?)


Halo, agan -teng-, aku kembali lagi untuk menghibur kamu! Karna akulah sang penghibur.

Yah, dipaksa gitu biar sapaannya (maksa) antimainstream.

Terus kali ini bakal bahas tentang apa?
Nggaktau juga sih, sembarang aja. Gue sendiri nggaktau mau bahas apa kali ini, tapi paksa aja harus bisa bahas mengapa cewe selali benar dan tak pernah salah. Iya, maksa.

Setelah gue nanya sama kakak gue yang kebenarannya adalah cewe, ternyata ini bukan pendapat gue doang kalo cewek itu ingin selalu benar dan nggakmau disalahin. Karena, kata kakak gue sudah seharusnya mereka dimengerti cowok(PACAR)nya. KATANYA.

Cewek mengharuskan cowok untuk selalu mengabari mereka setiap saat.
Cewek mengharuskan cowok mengerti perasaan mereka.
Cewek mengharuskan cowok bisa menerjemahkan bahasa chat mereka yang menurut GUE, biasa aja. (Mungkin cowok lain juga)

Kakak gue bilang gini,
“ Ya, wajarlah dek. Cewek emang gitu –gue sempat bingung, apa dia nyadar kalo dia cewek apa nggak. Kamu harus memaklumi itu, nanti juga bakal berubah sendiri, kok. Tunggu aja, sabar, nantinya dia juga bakal bisa ngerti kenapa kamu gitu. Bilang aja juga,
"kita kan nggak harus bbman, smsan, whatsappan, atau telfonan tiap hari, kita kan punya kesibukan masing-masing yang mana juga kita harus kerjakan, nanti juga kalo kita chat tiap hari, apa kamu nggak jenuh? Kan kita punya waktu untuk kita lewati bersama, nggak harus gini." Nanti juga dia bakal ngerti, kok, dek. Yang penting, sabar aja dulu.”

Yah, gue terima aja yang kakak gue bilang. Karena menurut gue, dia itu cewek, dan mungkin juga ada benarnya kalo cewek bakal berubah, Emm, mungkin jadi Power Ranger episode baru, ya, kan?

Trus, menurut beberapa hasil percakapan panjang gue dengan kakak gue juga, yang nggak gue cantumin disini, karena gue takut lo kena penyakit mata bengkak sebelah karena ngintipin blog gue mulu, gue berbaik budi hanya mencantumkan hasilnya aja.

Jadi, menurut kakak gue, tak selamanya cewek itu marah-marah nggak jelas seperti kalo lagi PMS, terkadang memang gitu, cewek butuh diperhatikan lebih, mereka marah gitu karena mereka takut kehilangan orang yang mereka sayang (gue iya-iyakan aja).

Mereka juga menyadari beberapa hal ‘sepele/kecil’ yang biasa kamu berikan buat dia, dan akhir-akhir makin jarang kamu berikan, karena kamu menganggapnya biasa. Karena, bagi mereka(bc:cewek), hal sekecil apapun yang biasa kamu berikan, itu sangat berharga bagi mereka. Dan ketika kamu tidak melakukan/memberikan hal itu lagi buat dia, dia bakal ngira kamu udah lupain dia, atau bahkan ngira kamu udah punya orang baru yang kamu berikan hal-hal ‘kecil’ itu.

Sejauh itu, gue sedikit terhipnotis dengan apa yang kakak gue jelaskan, gue mulai berpikir kalau cewek itu ternyata mirip singa betina, iya, singa betina, kalau mereka mulai merasa kebahagian mereka dicuri, mereka bakalan ngamuk, dan nggak segan-segan ngebunuh si pencuri kebahagian itu. Seram…

Terus, gue Tanya lagi sama kakak gue,

“Kak! Kenapa sih, cewek itu suka mempersulit masalah yang udah sulit?”

“Bukan mempersulit dek, dia itu Cuma mau kau lebih memahami dia, memanjakan dia. Dia juga mau kau ngerti perasaan dia sekarang, dia mau kau membujuk dia. Mungkin yang balasnya terlalu singkat, kayak Cuma, ‘iya, oh gitu, okedeh’ pokoknya cuek-cuek gitulah.”

“Tapi itu kan karena udah malas kak, dia kayak nggak percaya gitu.”

“Bukan nggak percaya dek, dia Cuma mau penjelasan yang lebih, atau mungkin dia mau kau lebih kasih waktu buat dia.”

“Tapi kan dia udah tau kak, aku lagi dimana, ngapain, dan kenapa.”

“Tetap aja kali dek, dia MAU perhatian lebih”

Oke, untuk yang satu ini, gue kurang setuju sama kakak gue, karena menurut SAMpedia, gue udah jelasin sejelas-jelasnya tanpa kode rumit yang biasa cewek gunakan sama cowoknya.

Eh,tapi, dari situ, gue Cuma bisa ngambil sedikit simpulan,

Cewek marah/kesal itu bukan karena suatu hal yang nggak jelas, tapi mereka Cuma takut kehilangan kamu.

Ya, tapi sarah sih, kan nggak harus marah-marah juga, bisa kan ngomongnya baik-baik.

BlogRoll

Pengikut

Site Info

Back to top

Site Info

Copyright © Samuel XtO | Powered by Blogger

ReDesign by sams