Trip ke Nusa Penida Part 2

Jadi, libur semester ganjil TA 2017/2018 kemarin gw habiskan dengan berlibur di pulau Bali, masih Indonesia kok.
Lalu, untuk mengisi waktu kosong gw dan teman-teman memutuskan untuk pergi ke Nusa Penida, ya seperti yang udah gw ceritain juga sih di part sebelumnya, nih! hehe
Lanjut nih, yak~!

Selasa, 16 Januari 2018.
Pantai Suwehan / Suwehan Beach
Yak, pantai ini adalah tempat tujuan kami selanjutnya sekaligus yang terakhir untuk hari ini. Perjalanan dari pantai Atuh ke pantai Suwehan ini memerlukan waktu sekitar 30-60 menit. Ya lumayan jauh deh ya, haha.
Kebayang nggak? Setelah naik-turun dari Pohon Molenteng lanjut lagi turun ke pantai Atuh, eh lanjut lagi ke Pantai Suwehan yang ternyata turunnya harus lebih memakan tenaga lagi daripada turun ke pantai Atuh. Sedih tapi penasaran, sedih karena ini kaki rasanya udah ga bisa gerak lagi, hahaha, dan juga penasaran kenapa sih orang-orang pada rela turun ke bawah itu dengan jarak yang nggak bisa dibilang rendah, belum lagi anak tangganya yang seakan tidak mau disebut anak tangga tapi pantasnya disebut  cicit tangga, jaraknya, cyin! kelewatan.


Pantai Suweha, Nusa Penida, Bali
Oh iya, dan lagi pantainya nggak langsung kelihatan dari atas nih karena sepanjang jalannya masih ketutupan sama pepohonan, ya jadi gitu, cocok deh ini pantai disebut hidden paradise, ehehe. Turun tangga dengan nafas yang ngos-ngosan dan pikiran dipenuhi kata "bentar lagi nyampe, nih!" sebagai penyemangat diri, hahaha.
Pantai Suwehan, Nusa Penida, Bali
Setengah perjalanan kita lalui, mulai nampak batuan, laut, dan pasir pantai yang begitu indah, ah, aku rasa pantai ini benar-benar belum terjamah dan untuk itu aku semakin ingin menjamahnya lalu meninggalkan bekas yang manis di memori. Jujur aja, rasa lelahku agaknya sedikit berkurang setelah melihat pantai itu walau anak tangga yang dilalui masih banyak. hahaha.
Sesampainya di bawah, di pantai Suwehan, takjub. Kembali tertegun dengan betapa indahnya ciptaan Tuhan ini, ah andai saja kau ikut denganku, mungkin kau akan sependapat denganku.
Batu-batu besar yang mungkin saja runtuhan tebing, kelihatan melengkapi keindahan pantai ini, lautnya yang benar-benar bersih, gulungan ombak kecil yang menyapukan jejak kaki di pasirnya yang begitu halus dan bersih.
Trus disana gw sempat menyusuri pantai ini, ada sebuah lubang bekas penyu untuk menetaskan telurnya dan cangkang telurnya yang telah melindungi kerentanan tubuh bayi penyu.
Eh tapi, bukan cuma hal yang indah deh ketemu di pantai ini, hehehe. Yak, ada bangkai perahu, yang ini entah seram, wajar, atau gimana deh.
ya tapi begitu deh, overall pantai ini juga harus kau jalani. Indah dia~

Rabu, 17 Januari 2018.
Hari ini, list pantai yang akan dikunjungi adalah PANTAI KLINGKING. Haha. Belum juga letih di kaki setelah menjelajahi beberapa pantai yang kemarin hilang, kita bakalan turun lagi nih ke pantai Klingking yang jalannya lebih WOW! Yang ini tangganya alami, dan juga lebih curam jalannya. hehe.
Pantai Klingking, Nusa Penida, Bali

Pantai Klingking nggak kalah indahnya deh ternyata, gulungan ombaknya juga nggak kalah seru.
Dari atas aja udah ketahuan kok kenapa banyak turis mau turun ke bawah walaupun jalannya curam begitu, hahaha. Dan pantai ini adalah list terakhir kita untuk dikunjungi di Nusa Penida.
So, itu singkatnya cerita aing di Nusa Penida. Makasih udah mampir, hehe.

0 komentar:

Post a Comment

Tinggalkan jejak penjelajah...

Pengikut

Site Info

Copyright © Samuel XtO | Powered by Blogger

ReDesign by sams